Arena Olahraga Sumatera Barat

Calon Tuan Rumah Penyisihan Grup Liga 3 2018 Zona Sumbar, Home Base Solok FC Diverifikasi

Solok FC ajukan Stadion Merdeka Kota Solok jadi salah satu tuan rumah

arenasumbar.com – Solok FC, salah satu tim peserta Liga 3 2018 yang mengajukan Stadion Merdeka Kota Solok sebagai venue tuan rumah penyisihan grup zona Sumbar bakal menerima kedatangan tim verifikasi panpel (panitia pelaksana) kompetisi awal pekan depan, Senin (4/7).

Keterangan ini dibenarkan Ketua Panpel Kompetisi PSSI Liga 3 dan Piala Soeratin 2018 Zona Sumbar, Yulius Dede di kantor Asprov PSSI Sumbar, Pintu Utama Stadion H. Agus Salim, Padang, Sabtu sore (2/4) kepada arenasumbar.com.

Yulius Dede menjelaskan home base Solok FC tersebut merupakan venue pertama yang akan didatangi panpel melalui tim verifikasi yang dibentuk Asprov PSSI Sumbar.

“Setelah menyelesaikan screening tim peserta. Kita selaku panpel langsung bergerak cepat lakukan verifikasi venue calon tuan rumah babak penyisihan grup Liga 3,” sebutnya.

“Ada 6 tim yang berminat jadi tuan rumah. Salah satunya tim pendatang baru, Solok FC yang ingin Stadion Merdeka Kota Solok untuk tempat pertandingan. Kita jadwalkan Senin depan tanggal 4 Juni kesana, melihat kelayakan sarana dan prasarana Stadion,” terang Yulius Dede.

Lainnya adalah venue-venue yang ditawarkan calon tuan rumah lainya yakni tim Persiju Sijunjung, PSBS Batu Sangkar, PSKA Agam, Gasliko Limapuluh Kota dan Persikopa Pariaman.

“Berikutnya kita akan datangi Stadion Muhammad Yamin yang diajukan Persiju Sijunjung, Lapangan Sepakbola Pulai Jorong Duo Sungayang yang ditawarkan PSBS Batu Sangkar, kemudian Stadion Singa Harau Gasliko Limapuluh Kota. Kalau PSKA Agam dan Persikopa Pariaman, saya belum tahu pasti venue mana yang diajukan. Tunggu konfirmasi dari pihak kedua tim ini,” sambung Dede.

Panpel merencanakan 19 tim peserta yang teregistrasi resmi ikuti babak penyisihan grup Liga 3 Sumbar yang kick-off 30 Juni 2018 sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah mendatang bakal dibagi kedalam 4 grup dengan 4 tim tuan rumah.

Ini berbeda dengan musim Liga 3 2017 zona Sumbar lalu, yang tergabung kedalam 3 grup babak penyisihan karena hanya diikuti oleh 14 tim.

Ketika itu, 3 tim tuan rumah adalah PSKB Bukittinggi di grup A bermain di Stadion Ateh Ngarai, Aroma Taram FC grup B dan Gasliko Limapuluh Kota grup C, kedua grup ini memainkan laga di Stadion Singa Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

“Musim ini berbeda dengan kompetisi 2017. Dulu cuma 3 tim tuan rumah. Sekarang kemungkinan besar 4 tim tuan rumah. Jumlah peserta tahun lalu dengan tahun ini ada peningkatan dari 14 tim jadi 19 tim,” ujar Dede.

Tapi, menurut salah seorang Match Commisioner Liga 2 2018 itu. Syarat penetapan tuan rumah tidak hanya menyoal sarana dan prasarana namun juga menilai sisi kesiapan panpel lokal yang dibentuk tim-tim calon tuan rumah tersebut.

“Kita tidak main-main, perhatian utama kita (tim verifikasi) tidak saja soal sarana dan prasarana Stadion. Pasal kesiapan panpel lokal juga kita telaah. Karena PSSI sekarang standarisasinya AFC. Apalagi menyangkut administrasi pra-pertandingan maupun laporan pasca pertandingan menggunakan IT, sistim online,” tutup Yulius Dede.

Komentar

Komentar

Berita Terkait