Arena Olahraga Sumatera Barat

Delapan Wasit Asprov PSSI Sumbar Bersiap Jadi Pengadil Liga 2 Indonesia 2018

Musim 2018 ini, 4 wasit di Liga 1 dan 8 wasit di Liga 2

arenasumbar.com – Delapan wasit Asprov PSSI Sumatera Barat (Sumbar) bersiap bakal jadi pengadil pertandingan kompetisi Liga 2 Indonesia 2018 yang bakal kick-off pada Sabtu (21/4) mendatang. Itu setelah Asprov PSSI Sumbar menerima surat resmi pemanggilan anggota mereka dari PSSI Pusat bernomor 1341/PGD/214/IV.2018.

Sesuai lampiran daftar nama-nama yang berisi 50 orang wasit seluruh Indonesia yang dipanggil ke tempat penyegaran wasit di Universitas Negeri Yogyakarta. Empat wasit pemimpin laga tercantum dari Sumbar yakni Yudi Prasojo, Ilvino Indra, Rihul Munandar dan Farizon bertindak sebagai wasit pemimpin pertandingan.

Sedangkan dari 62 orang asisten wasit, empat orang asal Sumbar adalah Alforki Martha, Ronald Agusmar, Afrizal dan Nuki Saputra.

Keterangan tersebut diungkapkan Yulius Dede, Komite Wasit Asprov PSSI Sumbar kala bertemu arenasumbar.com di sekretariat Pintu Utama Stadion H. Agus Salim, Padang, Selasa sore (10/4).

“Delapan wasit kita (Asprov PSSI Sumbar) dapat panggilan penyegaran wasit pertandingan kompetisi PSSI Liga 2 Indonesia musim 2018 ini. Mereka sudah saya beritahu,” ujar Yulius Dede.

Yulius Dede menerangkan dengan pemanggilan kedelapan wasit anggota Asprov PSSI Sumbar dimaksud, melengkapi empat wasit yang lebih dulu dipercayai PSSI Pusat jadi pengadil pertandingan kompetisi kelas satu sepakbola nasional, Liga 1 Indonesia 2018 yang telah bergulir beberapa pekan.

“Total ada 12 wasit asal Sumbar yang diberikan kepercayaan oleh PSSI Pusat sebagai pengadil pertandingan kompetisi musim 2018 sekarang. Sebelumnya, Aprisman Aranda, Beni Handriko, Edo Wiradana dan Asprianton untuk Liga 1. Sekarang delapan wasit untuk Liga 2,” jelas pria yang dulu merupakan wasit berlisensi FIFA.

Yulius Dede berdiri tengah.

“Kita dari komite wasit Asprov PSSI Sumbar selalu membina dan memberikan kesempatan kepada anggota yang serius, punya potensi dan kualitas teknis (law of the game) dan fisik untuk direkomendasikan kepada PSSI Pusat berkarir di level atas kompetisi sepakbola nasional. Alhamdulillah, mayoritas yang direferensikan dapat kepercayaan,” sambungnya.

Tetapi, Dede mewanti-wanti wasit asal Sumbar teruslah meningkatkan kualitas diri karena PSSI punya form penilaian kinerja program peningkatan wasit PSSI dalam menjalankan tugas disetiap level kompetisi tingkat daerah maupun nasional dengan mewajibkan membuat laporan pertandingan.

“Ada form pengisian laporan pertandingan dari PSSI yang wajib dibuat masing-masing wasit pemimpin laga serta wasit cadangan,” tutup purnawirawan TNI AD itu.

Komentar

Komentar

Berita Terkait