Arena Olahraga Sumatera Barat

Didapuk Manajeri Timnas U-19, Daconi Siap Back-up Indra Syafri Gapai Target Lolos ke Piala Dunia U-20

Eks. CEO Semen Padang FC, Daconi berkenalan dan gali informasi dari tim pelatih

Jakarta, arenasumbar.com – Manajer anyar Timnas U-19, Daconi, menyambangi pemusatan latihan Timnas U-19 di lapangan sepakbola Universitas  Negeri Yogyakarta (UNY) selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 19 – 20 Mei 2018.

Dalam pertemuan di sela latihan Timnas tersebut, mantan CEO Semen Padang FC itu menyerap berbagai informasi dan masukan dari pelatih Indra Syafri sekaligus berkenalan dengan para punggawa Garuna Nusantara yang bakal diterjunkan pada dua iven; Piala AFC dan Piala AFF, Oktober dan November 2018 mendatang.

Seperti disampaikan Daconi, kehadirannya ke lapangan sepakbola UNY adalah bentuk keseriusannya membantu PSSI untuk mendampingi Timnas U-19 menuju dua iven besar tersebut.

Seperti diketahui, jebolan Teknik Kimia Universitas Gajah Mada ini telah ditugasi PSSI menempati pos manejer Timnas U-19 melalui surat keputusan Ketua Umum Joko Driono sejak awal Mei 2018 lalu.

“Insya Allah, saya siap bantu Timnas U-19 sebatas kemampuan saya. Karena saya juga harus berbagi waktu dengan pekerjaan saya di PT Semen Baturaja di Sumatera Selatan,” sebut Direktur Produksi perusahaan semen milik Departemen Perindustrian itu.

Selama dua hari bersama M Iqbal dan kawan-kawan, Daconi banyak menyerap informasi dari tim pelatih, terutama langkah dan persiapan jelang dua iven Asia dan Asia Tenggara itu. Juga dibahas masalah persiapan dan uji coba serta masalah target.

Bahkan, Daconi merencakan untuk menggelar TC Timnas U-19 di Palembang. Selain untuk mengganti suasana, juga semakin dekat dengan rutinitasnya sebagai salah seorang direksi di pabrik semen plat merah tersebut.

“Kami baru sebatas berdiskusi tentang apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab Indra Syafri dan apa yang mesti saya lakukan sebagai manajer. Yang pasti kami sepakat untuk sama-sama bekerja keras agar Timnas U-19 ini bisa lolos empat besar Asia sekaligus meraih tiket ke Piala Dunia U-20 pada 2020 mendatang,” tuturnya.

Diakui Daconi, jabatan Manajer Timnas untuk saat ini adalah pekerjaan yang maha berat. Tetapi sebagai orang yang pernah terlibat dan mengurus sepakbola ketika masih bekerja di PT Semen Padang, ia mengaku siap  berbagi pengalaman, meski antara klub dan Timnas jauh berbeda.

“Ketika saya sudah mengambil jabatan itu, itu artinya saya siap dengan segala risikonya. Namun saya dan Indra butuh dukungan semua pihak selain PSSI. Dengan harapan apa yang menjadi target PSSI bisa terpenuhi,” ulas pria 47 tahun asal Lampung itu.

Sementara pelatih Indra Syafri mengaku senang dan bangga dengan sosok Daconi yang sudah ia kenal sejak lama di sepakbola.

Meski belum pernah bekerjasama dengan mantan Kepala Departamen Produksi PT Semen Padang itu, Indra mengaku sudah mengenal sosok ayah dua anak itu.

“Saya sudah tahu siap beliau. Ia adalah sosok pekerja keras, cerdas dan berpengalaman dalam mengurus sepakbola. Apalagi beliau juga salah seorang pengurus di PSSI pusat. Komitmennya terhadap sepakbola dan Timnas tak perlu diragukan,” nilai pelatih asal Lubuk Nyiur, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat itu.

Timnas Indonesia sendiri, pada hajatan Piala AFC tergabung dalam Grup A bersama Uni Emirat Arab, Qatar dan Taiwan. (*)

Komentar

Komentar

Berita Terkait