Arena Olahraga Sumatera Barat

Diimbangi Limapuluh Kota Selection II, Semen Padang FC Wajib Evaluasi

Tur Sumbar Semen Padang ke Limapuluh Kota

PADANG – Setelah tiga hari sebelumnya, Rabu (31/1), melakoni pertandingan pembuka Tur Sumbar di Kabupaten Padang Pariaman, Semen Padang FC melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Limapuluh Kota dengan hasil satu kemenangan dan ditahan 1-1 oleh Tim Limapuluh Kota Selection II di lapangan sepakbola Balai Rupih, Nagari Simalanggang, Sabtu (3/2).

Menjalani skema pertandingan uji coba serupa di Padang Pariaman, Hengki Ardiles dan kawan-kawan langsung bermain dengan durasi total 3 x 45 menit menghadapi Gasliko Selection I dan Limapuluh Kota Selection II.

Sesi pertama 1 x 45 menit Semen Padang FC menguasai penuh jalannya pertandingan. Menurunkan starter pertama yaitu Mukhti Alhaq (penjaga gawang), Hengki Ardiles, Ahmad Mahrus Bahtiar, Ahmad Taufik, Leo Guntara (belakang), Finno Andrianas, Rosad Setiawan, Rudi (tengah) dan Mardiono, Irsyad Maulana serta Ananias Fingkrew (depan), anak asuh Syafrianto Rusli menaklukan Gasliko Selection I yang tengah persiapan untuk Liga 3 Indonesia Provinsi Sumbar, dengan skor 2-0 melalui sepasang gol yang diciptakan Ananias Fingkrew.

Lanjut sesi kedua, 2 x 45 menit, giliran tim Limapuluh Kota Selection II yang sedang pembentukan tim untuk ajang Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) Sumbar ke- XV, November 2018 mendatang di Padang Pariaman, yang menantang kekuatan Semen Padang FC.

Meski mengganti mayoritas starter sesi pertama dengan Rendy Oscario Sroyer (penjaga gawang), Ardi Idrus, Ahmad Mahrus Bahtiar, Febly Gushendra dan Leo Guntara (belakang), Manda Cingi, Rosad Setiawan, Fridolin Kristof Yoku (tengah), Elthon Maran, Irsyad Maulana dan Agung Supriyanto (depan), Semen Padang FC kesulitan menembus ketat dan disiplinnya pertahanan tuan rumah.

Unggul 1-0 di babak pertama via sepakan penalti Irsyad Maulana. Limapuluh Kota Selection II tak menyerah dan sukses menyamakan skor 1-1 berkat momentum serangan balik cepat yang disempurnakan Aji, menit 87′. Skor berbagi angka tertahan hingga laga bubar.

Menyoroti penampilan anak asuhnya pada dua laga sekaligus dikesempatan kedua kunjungan tur Sumbar Semen Padang FC ini, Syafrianto Rusli pahami kalau organisasi permainan yang dia usung belum sepenuhnya sempurna.

“Ya hasilnya main pertama kita menang 2-0. Main kedua memang karena kita banyak memutar pemain di babak kedua. Banyak pemain kelas dua yang kita pasang. Saya mau melihat kemampuanmereka pemain baru, sekarang saya melihat kemampuan Agung dan segalanya. Gak apa-apa. Gol mereka tadi cuma kecolongan saja, tidka masalah,” terang Syafrianto Rusli memulai wawancara dengan wartawan seusai pertandingan.

Walau begitu, tetap ada evaluasi yang akan dibenahinya merunut empat kali hasil pertandingan di Limapuluh Kota dan Padang Pariaman.

“Evaluasi menyangkut masalah finsihing yang terlalu banyak pergerakan tidak sinkron. Itu yang mungkin diperbaiki,” ulasnya.

Namun, pria yang juga merupakan instruktur pelatih nasional PSSI itu tidak menampik progress peningkatan permainan tim dan individu pemain setelah berujicoba di pekan pertama agenda Tur Sumbar Semen Padang FC.

“Di dalam permainan ada peningkatan. Artinya per individu mereka peningkatan. Jadi saya sekarang kan belum membentuk satu tim yang benar-benar tim sebelas pemain. Kita masih ada mencoba pemain. Dan mencoba pemain tentu dengan lawan yang bagus,” sambung Syafrianto.

Skuad Semen Padang FC akan meneruskan tur ke Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu depan (7/2). Sejauh ini, usai bertandang ke Limapuluh Kota dan Padang Pariaman, Syafrianto mengaku sudah punya gambaran starting eleven yang akan dipatennya untuk Liga 2 Indonesia nanti.

“Udah nampak arah-arahnya, siapa starting eleven kita nantinya,” tutupnya.

Komentar

Komentar

Berita Terkait