Arena Olahraga Sumatera Barat

Gelar Rapat, Asprov PSSI Sumbar Ekspos Ketentuan Umum Liga 3 2018, Piala Soeratin U17, U15, U13

Rapat dipimpin langsung Ketua Asprov, Indra Dt Rajo Lelo

PADANG – Asprov (Asosiasi Provinsi) PSSI Sumbar telah menggelar rapat pengurus di kantor sekretariat Pintu Utama Stadion H. Agus Salim, Padang, dengan agenda ekspos persiapan penyelenggaraan kompetisi resmi PSSI musim 2018, Rabu siang (7/3) kemarin.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua Asprov PSSI Sumbar, Indra Dt Rajo Lelo, SH, dihadiri jajaran Exco dan anggota kepengurusan periode 2017-2021 Hal itu terkait diterimanya edaran resmi dari PSSI Pusat tentang ketentuan pelaksanaan kompetisi Liga 3 Indonesia, Piala Soeratin U-13, U-15 dan U-17 dan Piala Indonesia.

Dalam sambutannya, Indra menyampaikan program kerja kepengurusan 2017-2021 akan mulai bekerja keras menggelar agenda rutin kompetisi PSSI. Untuk itu dirinya mengharapkan seluruh kepengurusan saling berkoordinasi guna kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan mengingat tahun ini kuantitas kompetisi lebih banyak dari tahun lalu.

“Tahun ini agenda kompetisi yang akan dimulai dari tingkat provinsi lebih banyak dari 2017. Terutama untuk level pembinaan usia dini atau usia muda yaitu Piala Soeratin. Mulai level Usia 13 tahun, Usia 15 tahun dan Usia 17 tahun. Ditambah kompetisi senior Liga 3 Indonesia dan Piala Indonesia. Belum lagi ajang cabang olahraga sepakbola Porprov Sumbar,” ucapnya.

“Untuk ini, kita selaku Ketua Asprov meminta seluruh jajaran pengurus dan anggota menyamakan pemahaman dalam menggelar seluruh agenda kompetisi yang sudah digariskan pusat sesuai edaran resmi yang kita (Asprov PSSI Sumbar) terima dari PSSI Pusat,” urainya.

Menyoal isi edaran resmi penyelenggaraan kompetisi PSSI 2018, Sekretaris Umum Asprov PSSI, Hendra Dupa memaparkan serangkaian ketentuan umum masing-masing kompetisi tersebut.

Khusus Liga 3 Indonesia, diikuti klub anggota resmi dan calon anggota yang telah melengkapi pengajuan sebagai calon anggota dan telah mendapatkan rekomendasi pada Kongres Tahunan Asprov.

“Mengenai regulasi pemain, maksimal pemain berjumlah 30 orang, 27 pemain usia kelahiran 1 Januari 1996 dan tahun setelahnya ditambah 3 pemain senior usia 1 Januari 1995 dan tahun sebelumnya. Nanti seluruh syarat administrasi akan kita sebarkan ke masing-masing Askab/Askot serta klub-klub peserta di lingkungan Asprov,” terang Hendra Dupa.

“Periode penyelenggaraan Liga 3 tingkat provinsi, dalam rentang waktu April – Juli. Kick-off pastinya di tingkat Sumbar, nanti kita bahas lagi dengan Exco dan anggota Bidang Kompetisi dan yang terkait dalam waktu dekat. Yang jelas, ada tiga fase, setelah setelah tingkat Provinsi, lanjutan babak regional dan nasional nanti, Agustus,” sambungnya.

“Khusus jatah lolos. Slot untuk Sumbar, dua klub pemenang. Berbeda dengan tahun lalu ada yang langsung ke nasional. Tahun ini hasil kompetisi tingkat provinsi, masing-masing kuota pemenangnya seluruh provinsi, cuma lolos ke babak regional. Setelahnya baru lanjut ke babak nasional. Panjang perjalanan untuk menembus promosi ke Liga 2,” bebernya.

“Enam tim pemenang putaran final nasional Liga 3 2018 promosi ke Liga 2 2019 menggantikan enam tim yang terdegradasi,” tukas Hendra Dupa.

Sementara itu, Pasal Piala Soeratin ada tiga kompetisi tingkatan usia yang akan bergulir. Selain U-17 dan U-15. Untuk U-13 menjadi ajang perdana yang akan digelar.

Berdasarkan usia, PSSI telah menetapkan sejumlah poin-poin penting regulasi pemain. Dimulai dari Piala Soeratin U-17, batas usia kelahiran adalah 1 Januari 2001 dan setelahnya.

Kemudian untuk U-15, kelahiran 1 Januari 2003 (50% dari kuota) dan kelahiran 1 Januari 2004 (50% dari kuota). Sedangkan U-13, kelahiran 1 Januari 2005 dan setelahnya. Maksimal

Sama halnya dengan Liga 3, seluruh tim peserta Piala Soeratin U-17, U-15 maupun U-13 adalah klub anggota resmi dan calon anggota yang telah melengkapi pengajuan sebagai calon anggota dan telah mendapatkan rekomendasi pada Kongres Tahunan Asprov terkait.

“Tambahannya adalah SSB yang tercatat di Askot/Askab PSSI dan diketahui Asprov dengan melengkapi persyaratan edaran nomor 665/PGD/130/II-2018 perihal Sekolah Sepak Bola Terafiliasi dengan PSSI,” ungkap Hendra Dupa.

“Seluruh pendaftaran klub untuk mengikuti kompetisi Piala Soeratin juga dilakukan melalui online system. Agar lebih detailnya mengenai ketentuan umum Piala Soeratin maupun Liga 3. Nanti isi edaran ketentuan dari PSSI ini juga kita sosialisakan ke Askot maupun Askab,” tutupnya.

Komentar

Komentar

Berita Terkait