Arena Olahraga Sumatera Barat

Ikuti Turnamen Futsal ASEAN di Pekanbaru, FC PSR Statika Sumbar Matangkan Persiapan

Persiapan awal untuk Linus 2018

PADANG – FC PSR Statika Sumbar bakal tampil di ajang pertandingan futsal antar negara ASEAN bertajuk Melayu International Futsal Tournament di Pekanbaru, mulai 31 Januari sampai 10 Februari 2018 di Hall Volly Indoor Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Riau.

Salah satu tim futsal Liga Nusantara (Linus) Sumatera Barat ini tak ingin jadi pelengkap turnamen yang berhadiah totaluang senilai Rp.100juta itu. Karena target meraih juara diusung duet asuhan pelatih Juniorta Fajri Habibi dan asisten Tri Muhadi Putra.

Karenanya, segala persiapan intensif tim telah dilakukan Juniorta dan Tri Muhadi sejak awal pekan ketiga Januari ini jelang keberangkatan ke skuad FC PSR Statika ke Pekanbaru, Rabu (30/1) mendatang.

“Ya, kita sudah kumpulkan pemain sebanyak 14 orang yang akan tampil di turnamen Melayu Internastional itu. Setiap hari sejak Senin kemaren kita sudah berlatih bersama. Target kita bermain maksimal. Muaranya tentu yang terbaik, jadi juara,” ujar Juniorta, Rabu sore (24/1) usai latihan di lapangan Rafhely Futsal, Ulak karang, Padang.

Didampingi asisten pelatih, Tri Muhadi Putra, Dedek sapaan familiarnya menjelaskan secara umum persiapan FC PSR Statika berjalan lancar, mengingat sebagian besar pemain telah lama menyatu sejak gelaran Linus Futsal 2015, 2016 dan 2017 lalu.

“PSR berlatih rutin setiap pekan. Cuma jika mengikuti turnamen tentu persiapan lebih fokus dan jadwal latihan harinya bertambah. Dari dua kali seminggu, menjadi setiap hari. Tinggal mematangkan materi latihan yang selama ini sering berikan,” tutur pemegang lisensi kepelatihan futsal Level 1 AFC itu.

Senada dengan Dedek, Tri Muhadi menambahkan mengikuti turnamen di Pekanbaru adalah awal persiapan jangka panjang mereka untuk terjun kembali pada kompetisi resmi futsal musim 2018 ini.

“Informasi dari panpel, turnamen di Pekanbaru itu juga mengundang tim-tim futsal luar negeri. Ini sangat bagus sekali bagi PSR FC. Sisi teknisnya, kita pasti mendapatkan tekanan jika bertemu lawan kemampuannya diatas kita. Ada tantangan tersendiri. Tapi manfaat besar. Bisa evaluasi kekuatan tim untuk Linus mendatang,” sambung Adi, panggilan singkat pria bertubuh lebar ini.

Menurut Adi, setiap awal tahun, FC PSR Statika memang selalu mengagendakan tampil disejumlah turnamen futsal terbuka sebagai persiapan mengikuti Linus.

2018 ini, mereka awali dengan turnamen di Pekanbaru. Tujuannya memberikan jam terbang dan pengalaman bermain kepada sejumlah pemain kelahiran 1997 yang akan jadi kerangka utama tim.

“Selain kita FC PSR. Ada pulo tim sesama peserta Linus Sumbar yang ikut serta. Yaitu Futsal Limapuluh Kota, Futsal Kota Pariaman, Futsal Padang Pariaman, dan Futsal Kota Bukittingi,” tambah Adi.

PSR FC Statika Sumbar pernah melaju hingga Babak 8 Besar Nasional Linus 2015 namun dikandaskan Black Steel Papua, yang hingga sekarang masih beredar di Liga Pro Futsal Indonesia.

Tak pelak, FC PSR Statika berkeinginan besar mengulangi sejarah dan menyempurnakannya sampai lolos ke kasta elit futsal Indonesia 2019 nanti.

“Ya, Misi 2018 dari CEO PSR Bapak Sigit, lolos ke Liga Pro. Ini mengingat regulasi Linus sudah tidak membolehkan pemain yang pernah tampil di Liga Pro, makanya ada optimisme menebus kegagalan 2015 silam. Insha Allah, PSR menargetkanya lagi tahun ini,” kata Adi.

Berikut skuad FC PSR Statika Sumbar ke Melayu International Futsal Tournament :

CEO : Sugito Sigit
MANAGER : Muhammad Alissar
PELATIH : Juniorta Fajri Habibi, Tri Muhadi Putra
PEMAIN : Diki Gautama Anugrah, Rizki Almauli, Trinaldo, Yonni Marten, Restu Pratama, AW Diki, Trio Saputra,
Muhammad Alvarizzi, Anggi Hidayatullah, Yoga Novri Amanda, Ade Seprianto, M. Ikbal, Andrizal Putra,Bambang Prayoga, Agung Kosgoro,

Komentar

Komentar

Berita Terkait