Arena Olahraga Sumatera Barat

Ketua Askot H. Erwin Yunaz Apresiasi Tinggi Coke Kicks 2018 di Payakumbuh

Payakumbuh kota ke-6 dari 10 Kota di Indonesia

arenasumbar.com – Ketua Askot PSSI Payakumbuh H. Erwin Yunaz menyatakan apresiasi tinggi kepada Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) yang menggelar program Coke Kicks 2018, ajang pelatihan dan peningkatan kemampuan bagi pelatih dan pesepakbola usia muda di lapangan sepakbola Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, Sabtu (22/9) dan Minggu (23/9) ini.

Erwin yang juga merupakan Wakil Walikota Payakumbuh itu mengaku kepercayaan yang diberikan CCAI dengan memilih Payakumbuh sebagai kota ke-6 dari 10 kota di Indonesia pelaksanaan Coke Kicks 2018 diyakininya sangat besar manfaatnya bagi Askot PSSI Payakumbuh disisi pembinaan sepakbola usia muda.

“Terima kasih kepada CCAI yang sudah memilih Payakumbuh sebagai kota ke-6 penyelenggaraan program Coke Kicks 2018. Harapan saya Payakumbuh tahun depan jadi kota pertama program ini Besar manfaatnya dalam peningkatan kemampuan bagi pelatih dan bakat-bakat usia muda pesepakbola dari Payakumbuh,” tutur Erwin dalam kata sambutan pembukaannya.

“Dengan program-program seperti Coke Kicks yang diadakan CCAI, bukan tidak mungkin pemain-pemain Tim Nasional semuanya dari Payakumbuh. Mudah-mudahan Coke Kicks menambah pengetahuan masing-masing pelatih dalam menciptakan pesepakbola handal dari kota ini,” tambahnya.

Foto bersama peserta Coke Kicks 2018 di Payakumbuh/istimewa

Sementara Yayan, area manager CCAI wilayah Sumatera yang memantau Coke Kicks 2018 mengatakan Payakumbuh dipercayai pihaknya karena telah banyak lahir pesepakbola andal yang bermain di klub-klub sepakbola profesional Indonesia.

Dirinya menyebutkan CCAI telah menginventarisir prestasi-prestasi Sekolah Sekolah Sepak Bola Kota Payakumbuh selama ini.

“Alasan kami CCAI, Payakumbuh punya antusias besar terhadap pembinaan sepakbola usia muda. Itu sejalan dengan tujuan dan misi program Coke Kicks, memberikan kesempatan prestasi bagi pelatih-pelatih dan pemain-pemain muda di Indonesia,” terangnya.

Yayan menerangkan selain coaching clinic pelatih dan pemain. Coke Kicks akan memilih pelatih, pemain-pemain terbaik pada akhir program nanti.

“Penilaiannya tidak saja soal teknis. Instruktur Coke Kicks dari ASA Foundation akan melihat etika, kedisiplinan dan sisi manajerial seorang pelatih dan pemain terhadap timnya,” katanya.

Pemain-pemain SSB se-Kota Payakumbuh/istimewa

Coke Kicks 2018 di Payakumbuh pada hari pertama, Sabtu (22/9) berjalan antusias. Semua pelatih yang terdiri dari 32 orang mengikuti seksama kelas pelatihan dari jam 08.00 WIB hingga siang hari. Begitu pula dengan pemain-pemain muda yang berasal dari 16 tim SSB se-Kota Payakumbuh dan sekitarnya,

Pada hari kedua, Minggu (23/9) jadwalnya fun games dengan sistim gugur. Prinsipnya instruktur melihat sejauh mana peranan pelatih bagi timnya masing-masing. Tetapi pertadingan ini bukan juara yang lebih penting namun bermain dengan fun (senang hati) dan gembira.

“Makanya, Askot PSSI Payakumbuh berharap Coke Kicks 2018 ini bisa merubah pola pikir pelaku, penggiat dan komunitas sepakbola di Payakumbuh,” imbuh Andra Eka Putra Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris Umum Askot PSSI Payakumbuh.

Komentar

Komentar

Berita Terkait