Arena Olahraga Sumatera Barat

Kompetisi Berakhir, Semen Padang FC U-19 Dibubarkan

Pembubaran tim Semen Padang FC U-19 oleh Manajemen di Wisma Indarung PT Semen Padang, Kamis (12/10/2017). Foto : Istimewa
Pembubaran tim Semen Padang FC U-19 oleh Manajemen di Wisma Indarung PT Semen Padang, Kamis (12/10/2017). Foto : Istimewa

Usai melakoni kompetisi Liga 1 U-19, Manajemen PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) secara resmi membubarkan tim Semen Padang FC U-19. Pembubaran tim sendiri dilakukan di Wisma Indarung PT Semen Padang, Kamis (12/10/2017) kemarin.

Manajer Semen Padang FC U-19, Masykur Rauf menyebutkan, tim selama gelaran Liga 1 U-19 sudah berjuang secara maksimal, namun gagal maju ke babak 8 besar.

Sebelumnya, tim ini nyaris lolos ke babak 8 besar, tetapi karena format yang diterapkan di Liga 1, peringkat 3 terbaik yang diraih tim tidak bisa mengejar peringkat 3 terbaik pada grup lain.

Pelatih Semen Padang FC U-19, Welliansyah memohon maaf atas kegagalan tim ini melaju ke babak 8 besar.

Menurut Welliansyah, sebelum tim ini dibentuk, Ia sudah membentuk tim Semen Padang FC U-21 yang harus dibubarkan karena perubahan regulasi dari PT LIB.

“Meski dalam waktu yang singkat, tim Semen Padang FC U-19 dapat dibentuk dan hasilnya juga sangat luar biasa,” kata Welliansyah.

Selain itu, Direktur Umum PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Rinold Thamrin mengatakan, meski tim ini sudah dibubarkan, bukan berarti semuanya sudah habis.

Rinold berharap, terus ada jenjang yang akan berlanjut dari tim ini nantinya.

“Bagi pemain yang sudah melewati usia 19 tahun, diwajibkan untuk mengikuti seleksi tim senior. Namun untuk pemain yang masih dibawah 19 tahun, dapat terus bergabung,” sebut Rinold.

Rinold menambahkan, untuk mengisi tim U19 SPFC kedepan, selain akan diisi pemain yang saat ini ada, juga akan diambil dari pemain-pemain U15 dan U17 SPFC.

Bahkan tidak itu saja, Rinold juga meminta tum Scouting berburu pemain muda di ajang Soeratin Cup yang saat ini tengah digelar ditingkat nasional.

Sementara itu, CEO PT KSSP, Iskandar Z Lubis mengatakan, bahwa tim U19 SPFC ini tidaklah gagal, tapi inilah yang namanya sebuah proses.

Menurutnya, tim ini sebelumnya sudah terencana dengan rapi dalam pembentukan, tapi harus berubah karena adanya perubahan regulasi menjadi tim U19 dari tim yang disusun sebelumnya yaitu U21.

Ia menyampaikan rasa terimakasih kepada tim pelatih dan pemain yang sudag berjuang selama ini. “Para pemain jangan cepat puas dengan yang sudah didapat selama ini, terus berlatih untuk mencapai hasil yang lebih baik,” kata Iskandar.

Disamping pelepasan tim U-19, Manajer Semen Padang FC U-19 menyerahkan rapor pemain kepada CEO. Rapor ini nantinya akan menjadi pertimbangan bagi Manajemen, untuk kelanjutan para pemain-pemain tersebut.

Komentar

Komentar

Berita Terkait