Arena Olahraga Sumatera Barat

Kompetisi PSSI 2018 Mendekat, Solok FC Pra Kontrak Skuad Liga 3 Indonesia

Solok FC perdana ikuti kompetisi resmi PSSI di musim 2018

PADANG – Semakin dekatnya jadwal kompetisi PSSI musim 2018 membuat manajemen tim Solok FC, salah satu klub amatir anggota Asprov PSSI Sumbar segera menyiapkan segala syarat administrasi keikutsertaan menuju Liga 3 Indonesia.

Salah satunya adalah akan mengikat secara resmi komposisi pemain yang dipersiapkan menjadi kekuatan utama dalam mengarungi kompetisi nanti.

Ditemui arenasumbar.com, Kamis siang (15/2), Ketua Harian Solok FC Rizal Marajo membenarkan rencana utama manajemen tim agar seluruh pemain yang sudah intensif berlatih sejak Oktober 2017 lalu mendapatkan legitimasi status mereka.

“Selama ini pemain yang sudah bergabung sejak sebulan usai launching tim, setiap bulan baru mendapatkan biaya transportasi latihan dan intensif lainnya. Tapi memang belum dituangkan dalam bentuk tertulis serupa kontrak pemain. Lebih tepatnya karena amatir, semacam Perjanjian Kerja Sama (PKS),” terang Rizal.

“Nah, agar kita manajemen, jajaran pelatih dan pemain punya kekuatan resmi dan saling mengikat. Palin cepat Februari ini, seluruh komponen tim kita panggil dan buatkan PKS masing-masing. Ini sejalan pula dengan aturan-aturan kompetisi nanti,” sambung pria yang juga berprofesi selaku wartawan olahraga ini.

Sejauh ini, anak asuh pelatih kepala Herman Pulalo, asisten Febi Martika Chandra, pelatih kiper Afriyanto dan pelatih fisik Zulmaidi Ben telah jauh-jauh hari mempersiapkan materi tim.

Meski ada pemain yang keluar masuk, namun program latihan jangka panjang dan pendek guna menyongsong tampilan perdana klub anyar ini di kompetisi resmi PSSI yang diperkirakan bergulir mulai April tetap berjalan lancar.

“Di Solok FC, kami manajemen dan pelatih, bahkan mengakomodir beberapa pemain yang ikut gabung bersama tim jelang Liga 3 untuk disalurkan ke tim-tim Liga 2 maupun Liga 1 U-19 yang berminat dengan skuad sementara. Tidak apa-apa, karena sambil menunggu kepastian jadwal dan regulasi pemain,” sebutnya.

“Program latihan yang dijalan jajaran pelatih selalu kita pantau. Alhamdulillah, berjalan lancar sesuai yang saya amati langsung ke lapangan,” terang Rizal.

Menyoal sudah dekatnya jadwal kompetisi, manajemen pun jemput bola dengan intensif berkomunikasi ke pusat terkait regulasi pemain Liga 3 Indonesia mendatang. Gambaran itu menurut Rizal telah mereka kantongi, tetapi memang masih menunggu ketok palu resmi dari operator dan Asprov PSSI Sumbar.

Solok FC sendiri memiliki kerangka tim yang berasal dari deretan eks. skuad Semen Padang U-19 di Liga 1 U-19 2017 lalu, mayoritas kelahiran 1998. Tercatat nama-nama seperti Yogi Septiawan, Wiranto, Kurnia Ridho, Dhandy Hardian, Guntur Rahman, Zaki Harisandi, Bimo Andeva, dan lain-lain berbaur bersama pemain hasil seleksi asal Kota Solok, Kabupaten Solok dan Solok Selatan. Tiga daerah basis Solok FC.

“Cuma dua hari belakangan kita dapat gambaran regulasi pemain. Makanya manajemen berembug untuk menetapkan langkah kedepan terkait komposisi pemain dan kepastian legalitas mereka,” bebernya.

“Kita dapat informasi, Liga 3 nanti, masing-masing klub boleh mendaftarkan maksimal 30 pemain dengan aturan 3 pemain senior diatas 23 tahun sebanyak 3 orang. Selebihnya usia 23 tahun ke bawah. Kelahiran 1995 ke atas, Tapi kepastiannya tunggu surat resmi PSSI,” tutup Rizal.

Komentar

Komentar

Berita Terkait