Arena Olahraga Sumatera Barat

Kongres 2018 Cantumkan Klub Asal Sumbar, Solok FC Anggota Syah PSSI Pusat

Kongres Tahunan PSSI 2018

PADANG – Salah satu klub sepakbola amatir asal Sumatera Barat (Sumbar) yang baru berdiri 4 September 2017 lalu, Solok FC resmi disyahkan jadi anggota PSSI Pusat yang dideklarasikan di hadapan seluruh peserta kongres tahunan induk organisasi cabang olah raga sepakbola nasional, yang digelar di Indonesian Covention Exhibition (ICE) yang terletak di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Sabtu, 13 Januari 2018.

Solok FC bersama Batang Anai FC Padang Pariaman, Aroma Taram FC Limapuluh Kota, Seven FC Padang Pariaman, Limkos FC Padang Pariaman diterima selaku klub anggota baru PSSI.

“Ya, ada lima klub amatir anggota baru Asprov PSSI Sumbar resmi dinyatakan jadi klub anggota PSSI Pusat di kongres tadi,” terang Verry Mulyadi, salah seorang Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang dihubungi media ini, Sabtu sore (13/1).

Dengan begitu, Solok FC berhak untuk mengikuti kompetisi resmi PSSI mulai tahun ini. Sedangkan empat klub lainnya telah ikut kompetisi Liga 3 Indonesia 2017 lalu selaku calon anggota PSSI dan juga disyahkan pada Kongres 2018 tadi.

“Alhamdulillah, dengan resminya Solok FC jadi klub anggota PSSI Pusat. Kita semakin termotivasi dalam mempersiapkan tim untuk kompetisi musim ini. Mengenai mulai dari level Liga keberapa, masih kita tunggu lanjutan keputusan kongres hari ini yang bergeser ke Kongres Biasa,” terang Ketua Harian Solok FC, Rizal Marajo via pesan singkat kepada media ini. Sabtu sore.

Kongres sendiri dibuka mulai jam 11.00 WIB dengan dua agenda yakni Kongres Luar Biasa (KLB) dan Kongres Biasa.

Agenda KLB yang diumumkan yakni Kongres telah dilakukan dengan statuta sesuai ketentuan statuta PSSI. Terus pengesahan nama petugas notulensi dan pemeriksa berita acara Kongres.

Lalu pengesahan Kongres, penjelasan latar belakang amandemen pada statuta PSSI, dilanjut amandemen statuta PSI. Dan penjelasan serta persetujuan perubahan statuta PSSI.

Sedangkan untuk Kongres Biasa terdapat agenda seperti pengesahan agenda Kongres, penambahan agenda baru. Lalu laporan kegiatan dan keuangan PSSI selama 2017. Serta rencana program strategis dan kerja PSSI di tahun 2018.

Selain itu terdapat pengesahan anggota baru dan pengangkatan, peresmian, dan pemberhentian orang atau badan.

Berikut lima rancangan PSSI hasil KLB 2018 :
1. Hierarki Organisasi
Dalam statuta PSSI ini ditambahkan klausul baru soal Askab dan Asprov. Itu tercermin dalam pasal 2 a.

2. Badan Hukum Klub
Klub harus terkoneksi dengan badan hukum yang teregistrasi di PSSI. Untuk menghindari dualisme klub-klub atau anggota PSSI.

3. Pengembangan Sepak Bola
Tidak boleh berhenti sampai di level Asprov dan klub. PSSI menambahkan 1 pasal melalui lembaga terafiliasi. Lembaga tersebut teregistrasi meski statusnya bukan anggota.

4. Voter
Struktur voter refleksi dengan jalannya kompetisi, 18 klub dari Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, 8 klub Liga 4, dan 34 Asprov, serta asosiasi futsal, sepak bola wanita, pelatih, dan wasit. Untuk pemain, tidak menjadi anggota PSSI. PSSI menginduk terkait hubungan FIFA dengan pemain (FIFPro). Oleh karena itu asosiasi pemain berinteraksi dengan PSSI dalam platform MOU.

5. Komite Tetap
Diubah dari 17 Komite Tetap menjadi 12.

Komentar

Komentar

Berita Terkait