Arena Olahraga Sumatera Barat

Raih Hasil Buruk, Manajemen Semen Padang FC Lakukan Evaluasi

Sesi latihan Semen Padang FC jelang melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Foto : Istimewa
Sesi latihan Semen Padang FC jelang melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Foto : Istimewa

Semen Padang FC mendapatkan hasil buruk dalam empat laga pertandingan terakhir. Dari empat laga itu, tim kebanggan ‘Urang Awak’ tersebut hanya mampu menciptakan dua gol dan kebobolan sebanyak tujuh gol.

Hasil buruk ini membuat Kabau Sirah (julukan Semen Padang FC) hanya dapat bertengger pada posisi ke-13 dengan 27 poin. Posisi ini sendiri hanya berjarak dua dari peringkat degradasi.

Direktur Utama PT Kabau Sirah, Iskandar Zulkarnain menanggapi terkait hal tersebut. Iskandar menyebut, jika pihaknya akan menampung seluruh aspirasi dan masukan dari para pendukung setia Kabau Sirah.

“Pertemuan ini kita lakukan agar mengetahui apa permasalahan sebenarnya di dalam tim. Saya menerima masukan dari siapa saja dan akan kita diskusikan nanti di internal tim,” kata Iskandar di Padang saat diskusi bersama terkait hal tersebut di Padang, Kamis (7/9/2017).

Menurut Iskandar, permasalahan terpuruk ini harus dibenahi secara cepat dari segala lini yang ada. “Saya juga sangat sedih dengan kondisi tim saat ini, tapi kita harus berbenah dengan cepat,” ujar Iskandar.

Selain itu, sesepuh tim Semen Padang FC, Suhatman Imam mengatakan, baginya, Semen Padang FC butuh penyegaran. Hal tersebut merupakan satu-satunya supaya tim ini bisa kembali ke performa terbaiknya.

“Kondisi tim seperti saat ini memang sangat disayangkan. Tapi, harus ada penyegaran dalam tim agar bisa kembali seperti semula,” kata Suhatman.

Dalam pertemuan itu juga dibahas terkait strategi tim yang dianggap sudah terbaca oleh tim lawan.

Contohnya, dalam pertandingan saat melawan Bali United dan Borneo FC, kedua tim ini bisa mengimbangi permainan Kabau Sirah karena merasakan pola yang sama dengan pertandingan sebelumnya.

Komentar

Komentar

Berita Terkait