Arena Olahraga Sumatera Barat

Tetap Di Liga 2, Misi Semen Padang FC Di Kongres PSSI 2018 Gagal

PADANG – Manajemen Semen Padang FC harus menerima kenyataan gagal memenuhi misi ingin berada di Liga 1 Indonesia 2018 setelah seluruh votters menolak usulan menambah tim peserta kasta tertinggi piramida kompetisi sepakbola nasional dari 18 klub menjadi 20 tim pada Kongres PSSI yang diselenggarakan di di Indonesian Covention Exhibition (ICE) yang terletak di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Sabtu (13/1).

Dalam keputusan tersebut, para pemilik suara tetap menyepakati untuk mempertahankan Liga 1 diikuti 18 tim saja.

Untuk itu, Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Iskandar Z Lubis meminta maaf kepada seluruh pendukung tim yang terdegradasi ke Liga 2 Indonesia musim 2018 .

Iskandar melalui rilis yang disampiakan media officer Semen Padang FC (SPFC), Roni Valega kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa manajemen Semen Padang FC sudah berusaha menyampaikan aspirasi dari supporter dan masyarakat Sumatera Barat, agar ada penambahan tim yang berlaga pada Liga 1 tahun 2018 menjadi 20 tim. Namun hasilnya berkata lain, karena para votters lebih menyepakati untuk tetap 18 tim yang berlaga.

“Kita yang mewakili klub SPFC telah berupaya semampu kita, terutama dalam Kongres PSSI yang di gelar hari ini untuk Liga 1 tahun 2018 diikuti 20 tim, tapi hasilnya tak seperti yang kita harapkan,” ujar Iskandar yang ikut kongres bersama Direktur Umum KSSP, Rinold Thamrin.

Dengan adanya hasil tersebut, keinginan SPFC bertahan di Liga 1 tak terwujud. Untuk itu, manajemen memohon maaf kepada seluruh warga Sumbar sebagai pecinta tim SPFC yang tetap berharap tim ini bertahan dengan cara melakukan lobby di kongres tahunan PSSI tersebut.

Meski demikian, dikatakan manajemen tak patah semangat dalam mempersiapkan tim untuk mengarungi kompetisi Liga 2 018.

Manajemen berharap, dukungan para supporter tetap terus kekal untuk tim terutama mendukung langsung ke stadion saat tim berlaga, agar tahun depan tim dapat kembali ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

“Segala usaha sudah kita lakukan, sekarang kita akan kembali berusaha secara maksimal untuk mengarungi Liga 2. Kita berharap, dukungan supporter dan masyarakat Ranah Minang tidak padam, dan dapat sama-sama berjuang untuk 1 tahun ini biar kita kembali lagi ke liga 1 tahun depan,” tambah Rinold.

Sementara itu, Manajer Semen Padang FC, Win Bernadino mengatakan, bahwa saat ini tim akan terus bangkit dan berjuang untuk kompetisi musim ini Liga 2 2018.

Menurutnya, segala persiapan tersebut sudah dilakukan sejak Desember 2017 lalu, baik dengan mempertahankan pemain-pemain lama hingga perburuan pemain baru.

“Dimanapun kita bermain, kita sudah persiapkan tim ini sejak Desember kemaren. Beberapa nama sudah menyatakan bertahan di SPFC tapi sebagian lagi ada yang sudah pindah ke klub lain. Tapi kita sudah melakukan perekrutan dan pendekatan dengan sejumlah pemain untuk bergabung bersama kita,” ujar Win (*)

Komentar

Komentar

Berita Terkait