Arena Olahraga Sumatera Barat

Trial Sepekan, Eks Striker Timnas Dipulangkan

Agung Supriyanto gagal penuhi ekspektasi tim pelatih Semen Padang FC

PADANG – Pasca menuntaskan dua kunjungan Tur Sumbar ke Kabupaten Padang Pariaman dan Limapuluh Kota, eks. striker Timnas U-22 era 2012, Agung Supriyanto dipastikan gagal dalam masa trial guna memenuhi ekspektasi tinggi pelatih Semen Padang FC.

Ini berakibat Agung mesti angkat koper dari mess pemain klub berjulukan Kabau Sirah, mulai Senin (5/2) setelah sepekan menjalani trial.

Hal Itu diutarakan pelatih kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli setelah Agung Supriyanto tidak terlihat dalam sesi latihan rutin Hengki Ardiles dan kawan-kawan di Stadion H. Agus Salim, Senin pagi.

“Ya, Agung tidak bersama tim lagi. Kita putuskan memulangkannya karena belum sesuai dengan ekspektasi kita. Seperti yang kita janjikan, Agung sudah diberi kesempatan trial sepekan lamanya. Bahkan telah kita coba pada dua kali tur ke Padang Pariaman dan Limapuluh Kota kemaren,” tuturnya kepada awak media.

“Secara teknik Agung cukup bagus. Cuma pergerakannya kita lihat berat dan lamban. Sepertinya butuh waktu untuk mengembalikan kondisinya. Jadi tidak memungkinkan kita untuk tetap merekrutnya,” sambung Syafrianto.

Dengan begitu, saat lanjutan Tur Sumbar Semen Padang ke daerah kunjungan ketiga, Rabu (7/2) lusa, Agung Supriyanto tidak lagi ada dalam rombongan tim yang akan menghadapi runner up Liga 3 Indonesia 2017 zona Sumbar, Pespessel Pesisir Selatan.

Mantan pemain yang pernah berseragam Persija Jakarta musim kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2014 cuma ikut melakoni agenda ujicoba Semen Padang FC saat menghadapi Piaman FC, Batang Anai FC, Limapuluh Kota Selection I dan Gasliko Selection II.

Dalam empat pertandingan itu, Agung hanya bisa menciptakan sebiji gol ke gawang Batang Anai FC, Sabtu (31/1) lalu. Sedangkan saat diturunkan melawan tiga tim lainnya, pemain yang terakhir membela Persis Solo di Liga 2 Indonesia 2017 ini tidak mampu menunjukan kapasitasnya nanti selaku goal getter Semen Padang FC.

“Pada hal, kita harap Agung bisa melebihi Ananias. Mungkin belum jodohnya di Semen Padang FC,” tutup pelatih yang ternyata semasa meniti karir sebagai pemain adalah jebolan Diklat Ragunan (1979-1982) dan Timnas Pelajar Indonesia asuhan Omo Suratmo. .

Komentar

Komentar

Berita Terkait