Arena Olahraga Sumatera Barat

Ujicoba Semen Padang vs PS AD Sumut Nyaris Makan Korban

Kiper PS AD, M. Agung Prasetyo di larikan ke rumah sakit

LUBUK PAKAM – Pertandingan laga ujicoba Semen Padang FC ke Sumatera Utara yang diawali dengan melawan tim amatir PS AD Bukit Barisan Sumut di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin sore (26/2) menyisakan insiden dilarikannya penjaga gawang tuan rumah ke rumah sakit akibat mengalami luka-luka di wajahnya.

Kejadian itu bermula saat laga memasuki menit 65′ ketika Muhammad Agung Prasetyo keluar sarang menghalau peluang berbahaya penyerang Semen Padang FC yang lolos dari pengawalan pemain belakang lawan. Namun, hadangan kiper PS AD ini berimbas benturan antar kedua pemain.

Pertandingan pun terhenti untuk memberikan pertolongan pertama kepada M. Agung Prasetyo yang tergeletak dengan wajah berlumuran darah. Sontak pemain kedua kubu langsung melakukan tindakan pertologan pertama untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Semua pemain kaget melihat penjaga gawang PS AD wajahnya berdarah usai benturan perebutan bola dengan Mardiono. Pertolongan pertama cepat dilakukan dan Alhamdulillah, kondisi Agung Prasetyo stabil. Cuma tetap dilarikan ke rumah sakit,” tutur Media Officer Semen Padang FC Roni Putra, Senin malam (26/2).

Sehabis pertandingan yang berakhir 0-0, Roni mengatakan Mardiono dan pelatih kiper Semen Padang FC mewakili tim pihak Semen Padang FC sudah mengunjungi Agung Prasetyo ke rumah sakit sebagai tanda simpati.

“Kita trauma dengan peristiwa Liga 1 2017 dulu, saat tim kita (Semen Padang FC) melawan Persela Lamongan yang berakibat fatal meninggalnya almarhum Choirul Huda. Tapi tadi semua dapat bertindak cepat dan tepat penanganannya jadi bisa segera melakukan pertolongan pertama dengan baik sebelum dilarikan ke rumah sakit. Semoga kiper PS AD cepat pulih,” tukasnya. .

Terpisah pelatih kepala Semen Padang FC Syafrianto Rusli mengatakan terkait hasil imbang 0-0 versus PS AD lawan pertama dalam pertandingan persahabatan bertajuk Invitasi Sumut 2018, cukup puas dengan simulasi komposisi pemain yang diturunkannya pada babak pertama dan kedua.

“Mereka (PS AD) bermain bagus. Kita dapat tekanan dan lawan materinya bagus. Mereka pesepakbola yang dijadikan tentara. Tapi bagi kita (Semen Padang FC), ini simulasi pemain untuk melawan PSMS Medan. Kita tadi mainkan seluruh pemain dari babak pertama sampai akhir babak kedua,” beber Syafrianto.

Syafrianto optimis melawan PSMS Medan, Selasa (27/2), Hengki Ardiles dan kawan-kawan bakal mampu meladeni anak asuh Djajang Nurjaman di tempat yang sama Stadion Baharoeddin Siregar.

“Menghadapi PSMS Medan, partai penting bagi kita. Ini ujian sesungguhnya anak-anak setelah selama Tur Sumbar menghadapi lawan-lawan yang materi pemainnya di bawah kita,” tutupnya.

Komentar

Komentar

Berita Terkait